perbedaan flyer dan brosur

Kebutuhan akan brosur dan flyer sama pentingnya dengan kartu nama dan alat promosi lainnya, merupakan alat yang paling populer digunakan untuk kegiatan marketing. Namun masih banyak yang bertanya-tanya apa sih perbedaan antar brosur dan flyer. Sementara ini memang belum ada penjelasan formal yang membedakan antar brosur dan juga flyer. Tetapi pada artikel ini saya akan membagikan perbedaan brosur dan flyer berdasarkan pengalaman saya.

Apa Itu Flyer?

Flyer adalah kertas yang diprint dan tidak dilipat dan digunakan untuk menarik perhatian pada sebuah event, acara, atau tempat-tempat umum. Biasanya flyer dibuat dengan pesan yang singkat dan bisa disampaikan secara langsung kepada si penerima dengan mudah. Dengan rata-rata ukuran yang dipakai di Indonesia adalah ukuran A5 ataupun ukuran A4 agar harga tetap murah dan fleksibel.

Selain itu juga flyer pada umumnya hanya dicetak pada satu sisi, walaupun tidak ada peraturan formal yang mengatakan bahwa flyer tidak bisa dicetak pada kedua sisi. Biasanya didistribusikan di tempat-tempat yang ramai kepada para pengunjung yang berlalu lalang di tempat tersebut. Selain itu flyer juga bisa dilipat dan dimasukan ke dalam sebuah amplop lalu didistribusikan melalui kurir.

Biasanya juga flyer digunakan untuk memberikan informasi yang sekali-sekali contohnya adalah seperti flyer grand opening atau mungkin flyer promosi spesial. Jadi kertas yang digunakan pun tidak perlu terlalu tebal, asalkan tidak mudah rusak dan bisa dibaca kembali di lain waktu.

Flyer sering digunakan untuk :

  • Pengumuman akan sebuah event, acara, konser atau mungkin opening
  • Info produk, seperti spesifikasi sebuah mobil
  • Lembaran penawaran yang dibagikan dalam sebuah pameran

Apa itu Brosur?

Sebuah brosur memiliki spesifikasi yang hampir mirip dengan flyer, tetapi brosur pasti memiliki print di kedua sisi. Dan tidak seperti flyer yang biasanya rata, sebuah brosur biasanya dibuat dengan lipatan yang menciptakan panel-panel yang penuh dengan informasi, biasanya diliipat dengan sistem trifold ataupun bifold. Brosur juga bisa dibuat dengan beberapa kertas yang dihekter menjadi satu. Terkadang ada juga yang lebih kecil dan disebut dengan sebutan pamflet.

Dan rata-rata flyer dibuat dengan ukuran A4 pada umumnya, walaupun masih banyak jenis dan ukuran lainnya. Brosur juga dibuat dengan gramasi kertas yang lebih tebal agar lebih tahan lama dan tidak cepat rusak. Karena tujuan utamanya adalah bisa disimpan oleh para penerima dan dibaca kembali ketika diperlukan.

Brosur juga tidak dibagikan secara cuma-cuma seperti halnya flyer. Biasanya brosur didistribusikan oleh orang bagian marketing kapada customer yang memiliki ketertarikan pada barangĀ  yang dijualnya. Harga brosur memang lebih mahal jika dibandingkan dengan harga flyer, dibuat dengan kualitas terbaik untuk memberikan showcase produk yang dijual.

Brosur sering digunakan untuk :

  • Melakukan follow up secara personal untuk menjual produk
  • Memberikan informasi yang lebih detail (biasanya brosur dibuat dengan ukuran besar)
  • Digunakan untuk melakukan pemasaran dengan cara surat menyurat kepada customer yang berpotensi

Sekian informasi dari kami mengenai perbedaan antara brosur dan flyer, semoga bisa bermanfaat.

2018-02-02T03:30:48+00:00